Mengapa Aku di Sini
Mengapa aku ada di sini?
Alhamdulillah, aku sangat senang karena bisa menempuh pendidikan di Polstat STIS. Tapi, mengapa aku bisa ada di sini?
Pada saat SMA kelas 11 beberapa temanku sudah memiliki target perguruan tinggi, ada yang ingin meneruskan pendidikan di UGM, UNY, IPDN, UNDIP, dan lain sebagainya. Namun, aku sama sekali belum terbayangkan akan meneruskan pendidikan di mana. Sempat terbesit di pikiranku karena cita-citaku guru matematika dan kebetulan aku bertempat tinggal di kabupaten Purworejo, aku ingin meneruskan pendidikan di prodi Pendidikan Matematika di salah satu perguruan tinggi di daerah Yogyakarta.
Saat kelas 11, SMA ku mengadakan kegiatan untuk mengetes kemampuan dan berkonsultasi terkait perguruan tinggi, dan hasil dari tesnya adalah aku disarankan di bidang komunikasi dan kebidanan. Cukup kaget tentunya karena aku merasa itu bukanlah minatku, namun karena sepertinya itu menggunakan program komputer jadi pasti tidaklah sempurna, dan itu malah membuatku semakin bingung.
SMA kelas 12 aku sudah harus memutuskan ingin melanjutkan di mana, dan akhirinya aku mendaftar di teknik informatika UNNES dan pendidikan matematika UNY melalui UTBK serta ujian mandiri UNY namun hasilnya belum lulus. Selain itu, aku juga mendaftar di sekolah kedinasan Politeknik Statistika STIS prodi DIV Komputasi Statistik tahun 2021, namun aku gagal di tahap SKD. Akhirnya aku memutuskan untuk gap year.
Tahun berikutnya aku mendaftar lagi UTBK di UNY dan hasilnya masih belum lulus juga. Aku sangat bingung karena aku ingin kuliah namun belum ada perguruan tinggi yang menerimaku. Saat itu aku juga mendafttar lagi di STIS karena keinginan orang tua dan tekanan dari kakakku yang dulu juga Alumni STIS angkatan 55. Aku mendaftar di STIS tanpa keinginan untuk diterima karena tahun lalu sudah gagal, namun ternyata walaupun "tidak berniat" untuk mendaftar di STIS namun alhamdulillah aku diterima di STIS prodi DIII. Bagaimana tidak senang, awalnya ditolak PTN namun malah diterima di salah satu PTK terbaik.
Apa yang bisa membuatku diterima di Polstat STIS? Dengan tingkat kepercayaan 100% aku yakin Allah memiliki rencana yang terbaik. Pada saat gap year aku diberi nasihat untuk meningkatkan "jalur langit" dan bersedekah kepada anak yatim, dan alhamdulillah akhirnya aku bisa melanjutkan pendidikan di Polstat STIS.
Memang tidak sesuai dengan cita-citaku yang ingin menjadi guru, namun mengabdi kepada negara juga merupakan amanah yang luar biasa. Teringat kata-kata kakakku saat dulu ditanya mengapa tidak memilih STAN yang dipandang lulusannya bisa cepat kaya, kakakku menjawab "Aku bukan ingin kaya, tapi ingin mengabdi ke negara".
Itulah cerita dibalik mengapa aku bisa di sini. Allah memiliki rencana terbaik dibanding manusia. Perbaikilah jalur langitmu dan memintalah pada Allah. Jangan lihat orang lain yang di mata kita lebih baik dari kita, tapi lihatlah diri sendiri apakah kita sudah layak untuk mendapatkan hal yang kita inginkan.
Belum ada Komentar untuk "Mengapa Aku di Sini"
Posting Komentar